Sedang bersemangat olahraga dengan keluar-masuk hutan yang ada dalam kompleks. Lama sekali tak melakukan hal seperti itu. Zaman kuliah di Biologi, pekerjaan sehari-hari. Dan insting Anak Biologi itu, bikin aku memperhatikan postur pepohonan, daunnya, kayunya, buahnya. Pepohonan dalam kompleks telah ditera oleh tim IPB. Terdapat plat papan bertuliskan nama spesis pada setiap pohon.
Tempo hari menonton hutan Redwood di NG. Raksasa itu mencengangkanku. Meski tanpa raksasa Redwood di hutan ini, pepohonan di Kalimantan meraksasa bagiku : menjulang seolah hendak mendaki langit. Hutan dalam kompleks tentu telah tersentuh penatanan. Ada jalan setapak. Ada gazebo kayu. Ada titian kecil -yang melapuk.
Awalnya acara family gathering. Indreswaru tak ikut. Sabtu, seharian ia latihan marching band ( tahun lalu kawanan ini juara dua di Malaysia dan periode ini akan ke Hongkong). Indreswary bawa sepeda dan segera menemukan kawan baru.
Sebagai penanda rute, kertas hasil cacahan mesin fotokopi disebar. Mirip remah roti yang ditebar Hans dan Gretel sebagai pemandu. Kubilang pada Indreswary yang tak nampak lelah : " Wow, kita seperti Hans dan Gretel, dek !".
Pokoknya, menyenangkan. Ya, mungkin karena lama sekali aku tak bersentuhan dengan alam. Dulu, waktu kuliah di Biologi itu, bahkan kerap tidur di tepi pantai, tanpa tenda. Bertumpuk-tumpuk bersama kawan bak ikan sarden dalam kaleng. Keluar-masuk hutan. Hiking seharian. Oh, aku ingat properti perangku : carier besar, tas pinggang, vin (kaki bebek), snorkle. Sungguh kurindukan masa-masa itu.
Selama hidup di provinsi ini pun, aku belum pernah masuk hutan meski dikepung hutan. Belakang rumah pun hutan yang dibatasi pagar besi tinggi. Rapat, rimbun, mengirimkan suara-suara. Kabut sering mengapung dan berpendaran di atasnya pada malam.
Seperti dalam Celestine Prophecy, hutan memuat energi besar. Bahasa apapun -termasuk bahasa Kaum New Age itu, hutan dan alam sekitar menawarkan semacam keterlepasan pada hal-hal material. Manusia dihubungkan kepada Sesuatu Yang Menggetarkan.
Dan, kau akan merasa seperti sebutir merica dalam semesta ( amsal ini paling disukai Indreswary, kami mencetuskannya ketika menonton Star Trek).
Aku akan sering masuk hutan di sini, percayalah :)
0 komentar:
Poskan Komentar