Gara-gara memberi kado Valentine's Day kepada Indreswaru, Indreswary ngamuk, menggerung-gerung di kasur. " Kenapa Bunda ngasih Mbak kado, aku ndak ???? ".
Jauh hari sebelumnya, aku membeli dua
tas. Satu untuk Indreswaru, satunya untuk Indreswary. Indreswary
kuberikan lebih dulu ( tas selempang kecil dan trench coat warna beige). Ia kudandani a la gadis-gadis Korea pada musim dingin. Trench Coat, tas selempang, stocking. Rambutnya aku kuncir ekor kuda. Ia berputar-putar depan cermin. Ia pamer pada Indreswaru dan kakaknya itu memotretnya.
Indreswaru menerima satu baju model
Korea. Tasnya kusimpan karena aku pikir hendak membungkusnya dengan
kado. Pada malam Valentine aku memberikannya lewat Indreswaru dengan
embel-embel kalimat asbun kado Valentine
Kalimat itu bikin Indreswary cemberut lalu mengamuk. Berguling-guling di kasur. Tinju kecilnya memukul-mukul punggungku. " Bunda kasih Mbak kado Valentine, aku Bunda ndak ngasiihhh...!!!"
Aku mengingatkannya dia telah menerima
kado-nya terlebih dulu. Dia bersikeras hal tersebut berbeda. Setengah
mati aku menjelaskan, dia mentah-mentah menolak. Dalam logika
kanak-kanaknya, Indreswaru-lah yang menerima kado Valentine.
Hahaha. Ada-ada saja. Soal teknis saja
kok ribut. Dia menangis dan redam ketika aku terpaksa menjanjikannya
kado susulan. Ia berkata : " Bener lo Bunda, jangan cuma janji-janjii atau besok-besok..."
Aku bilang iya.
Malam ini aku siap-siap keluar
memenuhi janji, dia malah tak mengingatnya samasekali ! Jadi aku pun tak
menyinggungnya karena malas keluar rumah.
Seperti kebanyakan anak-anak,
Indreswary pencemburu berat. Waktu di Makassar, dia mencemburui bayi
Inka. Waktu itu aku menyanyikan sepotong lullaby untuk Inka. Lagu itu biasa kugunakan menidurkan Indreswary.
Tiba-tiba di depan ibuku, ia memanggilku : " Bunda, aku mau bicara.."
Ia menggamit tanganku hingga di undakan tangga yang dibatasi tembok.
Indreswary : Bunda ndak sayang aku ya ?
Aku : Ya sayang dong. Kok Adek nanya gitu sih ?
Indreswary : Trus kenapa Bunda nyanyiin Inka. Itu kan laguku. Memangnya dia itu ndak punya lagu
sendiri ???
Aku : ( Bengong dan geli)
Jadi Adek ndak suka ya lagu itu untuk Inka ? Ya deh, nanti Bunda ganti lagunya.
Indreswary : Itu kan laguku ! Inka itu bukan anaknya Bunda ! Dia itu anaknya Tante Opi ! Suruh
dong Tante Opi kelonin anaknya !
Olala. Ibuku terbahak-bahak waktu
kuceritakan. Ia memeluk-meluk Indreswary dan bilang semua menyayangi
Indreswary dan adik Inka itu masih bayi.
Kadang-kadang dia baik dan penuh
perhatian pada Inka, tapi lain waktu mengomel lucu : " Kenapa sih Inka
itu nangis terus ? Aku tuh terganggu ! "
Demikianlah :)
0 komentar:
Poskan Komentar